SELAMAT DATANG DI ZONA INTEGRITAS MAHKAMAH SYAR'IYAH LANGSA| NO KORUPSI NO PUNGLI NO GRATIFIKASI

img_head
BERITA

Mahkamah Syar’iyah Langsa Mengikuti Zoom Meeting Bimbingan dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan ZI Menuju WBK / WBBM

Peb23

Konten : berita kegiatan
Telah dibaca : 72 Kali


Langsa | ms-langsa.go.id. | Senin, 22 Februari 2021 Mahkamah Syar’iyah Langsa mengikuti zoom meeting bimbingan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan Peradilan Agama yang dilaksanakan berdasarkan Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA.RI Nomor :485/DJA/HM.00/2/2021 tanggal 18 Februari 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting dimulai tepat pukul 08.30 WIB, bertempat di ruang Media Center dari MS. Langsa  yang diikuti oleh Wakil Ketua, Para Hakim, Panitera, Sekretaris, serta Koordinator 6 area Pembangunan Zona Integritas serta anggota masing-masing koordinator area. Kegiatan Virtual Meeting ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M. kemudian dilanjutkan oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H.  Selanjutnya arahan dan pembinaan dari Dirjen Badilag MARI Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H. menyampaikan kepada seluruh badan Peradilan Agama yang diusulkan tahun ini dalam rangka pembangunan Zona Integritas agar dapat memperbaiki kelemahan dan kekurangan yang terjadi tahun lalu yang berakibat gagalnya mendapatkan predikat WBK dan WBBM tahun 2020 yang lalu. 

Kemudian penyampaian materi terkait evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM oleh Auditor Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI yang hadir adalah M.Anis S.E.,Ak.,M.Ak.,Ca. (Auditor Madya), Zufri Hardi, S.T., M.H. (Auditor Muda), dan Ekasari Rahmawati,S.E.,M.A. (Auditor Pertama). Dalam pemaparannya dijelaskan tentang kelemahan dan kekurangan yang terjadi pada 6 (enam) area. Sisi kelemahan rata-rata terdapat pada area 3 dan area 6 karena pada area tersebut memiliki bobot yang besar yaitu masing-masing 15%. Sehingga ditahun ini dapat memperbaiki hal-hal yang mungkin dirasa kurang pada saat evaluasi tahun lalu.

Satker yang diusul untuk meraih Predikat WBK tahun lalu terbanyak berasal dari Pengadilan Agama. Proses evaluasi pada tahun ini jumlah yang akan diusulkan 2x lipat dari usulan tahun lalu. Semoga dengan adanya bimbingan teknis terkait evaluasi persiapan pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)  yang diselenggarakan oleh Ditjen Badilag ini diharapkan satuan kerja di lingkungan Peradilan Agama dapat meraih Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) termasuk MS. Langsa sebagai salah satu didalamnya, mudah-mudahan, Aamiin.