img_head
PROFIL MAHKAMAH SYAR'IYAH LANGSA

Profil Mahkamah Syar'iyah Langsa

Telah dibaca : 664 Kali

 

Gedung Mahkamah Syar'iyah Langsa pertama kali beralamat di Prof. A. Majid Ibrahim Kecamatan Langsa Barat-Kota Langsa dan gedung baru Mahkamah Syar'iyah Langsa sejak tahun 2015 beralamat di Jalan T. M. Bahrum, Kecamatan Langsa Barat-Kota Langsa, yang sudah sesuai dengan prototype dari Mahkamah Agung RI.

Kondisi Geografis

A. Letak astronomi gedung kantor : 04°24'35.68"-04°33'47.03" LU dan 97°53'14.59"-98°04'42.16" BT

B. Batas-batas gedung kantor (Kec. Langsa Barat) :

    - Utara     : Sawah

    - Selatan  : Sawah

    - Timur    : Sawah

    - Barat     : Jalan. T. M. Bahrum

C. Ketinggian daerah/attitude berada pada 25 meter di atas permukaan laut

D. Kota Langsa beriklim tropis

Kondisi Demografis

Mayoritas penduduk Kota Langsa adalah suku Aceh, suku Tionghoa, suku Melayu, suku Batak, dan suku Jawa. Bahasa Aceh digunakan oleh mayoritas masyarakat Kota Langsa, bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa ibu, sebagai bahasa bisnis, sekolah, pemerintah, universitas, dan kantor. Bahasa Melayu digunakan dalam percakapan sehari-hari, tidak berbeda dengan bahasa Melayu dan bahasa Indonesia, hanya beberapa kata dan makna aksen yang sedikit berbeda.

Agama Islam adalah agama mayoritas masyarakat Kota Langsa dan rakyat Aceh umumnya. Hukum Syariat Islam menjadi aturan dasar dalam kehidupan masyarakat Kota Langsa. Agama Kristen juga menjadi bagian dari populasi, sementaraBuddha banyak diadopsi oleh komunitas warga Tionghoa (China). Kota Langsa merupakan kota yang kaya akan perbedaan etnis dan penduduk tetap hidup dalam damai serta memiliki toleransi beragama yang kuat. Lokasi Kota Langsa sangat dekat dengan Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara, sehingga menempatkan Kota Langsa sebagai kota yang strategis dan ramai imigran.