Langsa | ms-langsa.go.id. | Selasa, 17 Maret 2026, Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, Musholla Darussalam Mahkamah Syar’iyah Langsa kembali menggelar tausiyah rutin ba’da Dzuhur pada hari ke-27 Ramadhan 1447 H. Tausiyah pada kesempatan kali ini disampaikan oleh Panmud Jinayat Mahkamah Syar’iyah Langsa, Bapak Iqbal, S.H.I,.M.H, Tausiyah kali ini menekankan pada esensi utama puasa, yaitu mencapai derajat taqwa yang sesungguhnya.


Penceramah menyampaikan bahwa esensi Ramadhan sesungguhnya terletak pada kepekaan hati, bukan sekadar tampilan lahiriah belaka. Merujuk pada surat Al-Baqarah ayat 183, tujuan akhir dari ibadah puasa adalah la’allakum tattaquun (agar kalian bertakwa). Taqwa diartikan sebagai kepekaan hati untuk selalu merasa diawasi oleh Allah SWT.
“Ramadhan bukan hanya tentang tampilan ibadah, tapi tentang kepekaan hati,” ujar penceramah. Di hari-hari terakhir ini, jamaah diajak untuk mengevaluasi apakah puasa yang dilakukan telah melahirkan kepekaan hati tersebut, sehingga menjadi pribadi yang bertakwa dalam kehidupan sehari-hari.

Tausiyah ditutup dengan doa bersama, berharap seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Langsa menjadi insan yang bertaqwa pasca Ramadhan.
