Langsa | ms-langsa.go.id. | Senin, 13 Juli 2026, Dalam upaya menjaga konsistensi kualitas pelayanan publik, Mahkamah Syar’iyah Langsa kembali menggelar agenda rutin briefing pagi bagi para petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Kegiatan yang berlangsung di ruang pelayanan utama ini dipimpin langsung oleh Panitera Mahkamah Syar’iyah Langsa, Ibu Anny Suryani, S.Ag., M.H.

Briefing pagi ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas PTSP, mulai dari petugas meja informasi, gugatan mandiri, kasir, hingga petugas produk pengadilan. Agenda ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi kendala harian, serta membakar semangat para aparatur sebelum memulai pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Dalam arahannya, Ibu Anny Suryani memberikan penekanan khusus pada aspek mentalitas dan etos kerja petugas garda terdepan. Beliau mengingatkan bahwa kompetensi teknis saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan karakter yang kuat. Sebagai wajah terdepan dari Mahkamah Syar’iyah Langsa, sikap rendah hati adalah kunci utama. Masyarakat yang datang Mahkamah Syar’iyah Langsa sering kali sedang menghadapi masalah yang pelik. Hadapi mereka dengan senyuman, tutur kata yang santun, dan ketulusan untuk membantu. Singkirkan ego, karena tugas kita adalah melayani, bukan dilayani,” tegas Ibu Anny Suryani di hadapan para petugas.

Selain menekankan pentingnya keramahan, Panitera Mahkamah Syar’iyah Langsa juga menyoroti pentingnya semangat perbaikan berkelanjutan. Beliau meminta seluruh petugas untuk tidak cepat berpuas diri dengan sistem atau pola kerja yang ada saat ini. Beliau menyebutkan dunia pelayanan terus berkembang, begitu pula dengan ekspektasi masyarakat. Kita harus selalu mencari cara untuk bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih efisien. Jika ada alur yang bisa dipangkas demi kemudahan masyarakat, mari kita diskusikan dan perbaiki bersama. Jangan pernah berhenti belajar dan berinovasi.
Kegiatan briefing yang berlangsung khidmat, diharapkan melalui pengarahan berkala ini, komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Langsa dapat terus terjaga dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kota Langsa.

