Memasuki bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Mahkamah Syar’iyah Langsa terus berupaya meningkatkan kualitas spiritual pegawainya. Bertempat di Musholla Darussalam Mahkamah Syar’iyah Langsa, jajaran pimpinan dan staf melaksanakan kegiatan tausiyah Ramadan rutin yang digelar tepat setelah pelaksanaan salat Zuhur berjamaah.

Hadir sebagai pemateri dalam kesempatan tersebut adalah Ibu Dra. Nurismi Ishak, M.H., Hakim Tinggi Mahkamah Syar’iyah Aceh yang saat ini diperbantukan di Mahkamah Syar’iyah Langsa. Dalam penyampaiannya yang lugas dan inspiratif, beliau membedah esensi puasa ke dalam empat nilai utama yang menjadi fondasi bagi setiap Muslim.
Empat Nilai Utama Puasa
Dra. Nurismi Ishak menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah madrasah kehidupan yang mencakup:
-
1. Nilai Spiritual (Kekuatan Iman) Puasa adalah ibadah sirri (rahasia) antara hamba dan Sang Pencipta. Beliau menjelaskan bahwa puasa berfungsi sebagai sarana penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan derajat ketakwaan.
-
2. Nilai Karakter dan Disiplin Ramadan adalah momentum latihan kedisiplinan. Dari mulai bangun sahur tepat waktu hingga menjaga lisan dan perbuatan, puasa membentuk karakter individu yang jujur, sabar, dan mampu mengendalikan hawa nafsu di tengah tekanan pekerjaan.
-
3. Nilai Sosial dan Kemanusiaan Melalui rasa lapar yang dirasakan, puasa membangkitkan empati terhadap sesama. Nilai ini mendorong setiap insan untuk lebih peduli, gemar berbagi, dan mempererat tali silaturahmi, yang pada akhirnya memperkuat solidaritas di lingkungan kerja maupun masyarakat.
-
4. Nilai Kesehatan Secara medis, puasa merupakan sarana detoksifikasi alami bagi tubuh. Dengan pola makan yang teratur dan terkontrol, organ tubuh mendapatkan kesempatan untuk beristirahat dan beregenerasi, sehingga menciptakan kebugaran fisik yang menunjang produktivitas kerja.
Kegiatan tausiyah ini ditutup dengan doa bersama, berharap agar ibadah yang dijalankan di bulan suci ini membawa perubahan positif, baik dalam hubungan kepada Allah maupun dalam kualitas pelayanan publik di Mahkamah Syar’iyah Langsa.

