Langsa | ms-langsa.go.id. | Senin, 29 September 2025, Dalam rangka menumbuh kembangkan pemantapan ideologi, wawasan kebangsaan, meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air serta membentuk karakter bangsa bagi siswa-siswi di tingkat Sekolah Menengah Atas / sederajat dalam wilayah Kota Langsa. Pemerintah Kota Langsa melaksanakan program kunjungan ke sekolah-sekolah untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan pembinaan wawasan kebangsaan dan membentuk karakter bangsa pada upacara bendera di sekolah pada setiap hari Senin. Kegiatan ini merupakan sinergi program Polri yang dikenal dengan “Saweu Sikula” dan program dari Kejaksaan yang dikenal dengan “Jaksa Masuk Sekolah.

Berkenaan dengan hal tersebut Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa Ibu Fadhilah Halim, S.H.I., M.H., menjadi pembina upacara di SMKN 5 (Pertanian) Langsa yang beralamat di Gp. Sungai Lueng Kecamatan Langsa Timur. Upacara yang diikuti oleh seluruh siswa, guru dan pegawai ini berlangsung di halaman sekolah dimulai pukul 08.00 Wib. Dalam Amanatnya beliau menyampaikan kepada seluruh siswa tentang bahaya narkoba, pergaulan bebas dan pernikahan dibawah umur. Beliau menyampaikan bahwa narkoba, narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya, sudah menyerang kalangan pelajar. Pelajar merupakan insan yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Hal ini dikarenakan sifat mereka yang masih labil dan rasa penasaran yang tinggi, sehingga banyak hal baru yang ingin diketahui dan ingin dicoba. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan perlindungan ekstra dari lingkungan keluarga dan sekolah.

Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat maraknya sehingga dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa menghimbau kepada seluruh siswa yang hadir dalam upacara ini agar menjauhi segala jenis narkoba, beberapa kiat untuk menghindari penyalahgunaan narkoba antara lain hindari rasa penasaran untuk mencoba, ketahui dampak buruk pemakaian narkoba untuk kesehatan fisik dan mental, lakukan kegiatan positif seperti olahraga atau bergabung dengan organisasi positif dan hindari pergaulan malam.

Dalam kesempatan ini tak lupa Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa juga mengingatkan untuk menjauhi pergaulan bebas demi menjaga martabat dan masa depan diri, karena pergaulan bebas dapat menyebabkan kerusakan akhlak, masalah kesehatan (mental dan fisik), serta dampak sosial yang merugikan bagi individu, keluarga, dan masyarakat. Untuk menghindarinya lakukan seleksi teman, perkuat pendirian, perbanyak aktivitas positif, mendekatkan diri pada agama, dan terapkan aturan tegas dalam keluarga serta masyarakat.

Risiko pernikahan dibawah umur, kehamilan di luar nikah dan penyakit menular seksual merupakan salah satu dampak dari pergaulan bebas yang dapat mengancam kesehatan fisik, sementara kecemasan, depresi, dan stres bisa mengganggu kesehatan mental. Terlibat dalam pergaulan bebas dapat berdampak buruk pada pandangan masyarakat terhadap individu dan keluarganya, bahkan bisa berujung pada pengucilan sosial. Maka dari itu sebisa mungkin jauhi teman-teman yang berpotensi membawa pengaruh buruk dan memilih lingkungan pertemanan yang positif. Kembangkan pendirian yang kokoh untuk menghadapi pengaruh negatif.
Upacara berjalan dengan tertib dan khidmat, upacara ditutup dengan doa dengan harapan agar seluruh siswa SMKN 5 (Pertanian) Langsa menjadi generasi penerus bangsa yang sukses. Mari kita berkomitmen untuk hidup bebas dari narkoba dan membangun masa depan yang lebih baik.

