Langsa | ms-langsa.go.id. | Kamis, 25 September 2025, Mahkamah Syar’iyah Langsa kembali menggelar rapat koordinasi bulanan bertempat di ruang sidang utama Mahkamah Syar’iyah Langsa dimulai pukul 15.00 Wib. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa Ibu Fadhilah Halim, S.H.I., M.H. dihadiri oleh seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Langsa.

Rapat dibuka oleh Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Langsa Bapak Irwan, S.T. diawali dengan agenda perkenalan oleh karena rapat ini merupakan rapat perdana Sekretaris baru Mahkamah Syar’iyah Langsa Bapak Irwan, S.T., dan dilanjutkan perkenalan seluruh pegawai MS Langsa. Selanjutnya menyampaikan agenda rapat hari ini, yaitu persiapan acara pengantar alih tugas Sekretaris MS Langsa yang lama Bapak Azhari, S.H., M.H. yang telah mutasi ke MS Singkil, evaluasi triwulan II, upaya peningkatan disiplin pegawai dan disiplin seragam dan atribut kantor.

Dilanjutkan dengan arahan dari Panitera Mahkamah Syar’iyah Langsa Ibu Anny Suryani, S.Ag., M.H. beliau memaparkan tentang penilaian triwulan II, selanjutnya mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk mengisi SKP (Sasaran Kinerja Pegawai) masing-masing pegawai paling lambat tanggal 5 Oktober 2025. Kemudian terkait dengan pelayanan PTSP agar tetap melaksanakan piket siang agar para pencari keadilan yang datang ke Mahkamah Syar’iyah Langsa tetap mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.

Dilanjutkan dengan arahan dan bimbingan oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa Langsa Ibu Fadhilah Halim, S.H.I., M.H. Dalam arahannya, Beliau mengingatkan kepada seluruh pegawai Mahkamah Syar’iyah Langsa agar selalu memperhatikan kebersihan ruangan dan meja kerja masing-masing. Kemudian menyinggung mengenai disiplin jam kerja agar seluruh pegawai datang dan pulang kerja tepat waktu, serta mematuhi ketentuan jam kerja, istirahat, dan peraturan lainnya yang ditetapkan demi kelancaran aktivitas kerja dan pencapaian kinerja yang baik.

Dalam sesi arahan lanjutan, Ketua MS Langsa, Ibu Fadhilah Halim, S.H.I., M.H., juga melakukan sosialisasi dan penguatan pemahaman mengenai Prosedur Eksekusi. Beliau mengingatkan Hakim dan Jurusita/Jurusita Pengganti untuk melaksanakan proses eksekusi (mulai dari Aanmaning hingga pelaksanaan riil atau non-riil) secara cermat, sesuai tahapan yang berlaku (HIR/RBG), dan memperhatikan asas keadilan serta kepastian hukum. Penguatan ini penting untuk meminimalkan potensi sengketa dan keberatan pihak di lapangan.
Selanjutnya beliau juga menghimbau penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada naskah dinas di Mahkamah Syar’iyah Langsa guna meningkatkan efisiensi, keamanan, dan keberlanjutan administrasi serta pelayanan publik, khususnya dalam konteks pengurusan dokumen secara daring. Penggunaan TTE tersertifikasi memberikan kekuatan hukum yang sama dengan tanda tangan basah dan mendukung digitalisasi pemerintahan, sekaligus memastikan keabsahan, integritas, dan kerahasiaan data.
Rapat berjalan dengan tertib dan lancar, selesai pukul 16.00 Wib.

