Langsa | ms-langsa.go.id. | Kamis, 8 Januari 2026, Dalam rangka meningkatkan akurasi dan akuntabilitas pengelolaan aset negara, jajaran pimpinan dan staf pengelola Barang Milik Negara (BMN) Mahkamah Syar’iyah Langsa mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pelaksanaan serta Pelaporan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) BMN untuk Semester II dan Tahunan Tahun Anggaran 2025.


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kantor Wilayah Aceh ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Bimtek ini bertujuan untuk membekali para pengelola BMN di lingkungan instansi pemerintah wilayah Aceh agar mampu menyajikan laporan yang valid dan sesuai dengan regulasi terbaru. Fokus utama pembahasan meliputi tata cara pengawasan, pemanfaatan, hingga prosedur pendokumentasian aset yang menjadi tanggung jawab masing-masing satuan kerja.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Bapak Irwan, S.T. (Sekretaris Mahkamah Syar’iyahLangsa), Ibu Hayati Ayu Miko, S.E. (Kasubbag Umum dan Keuangan Mahkamah Syar’iyah Langsa), Ibu Dina Zurahyana, S.T. (Teknisi Sarana dan Prasarana Mahkamah Syar’iyah Langsa). Acara dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan pemaparan materi dari narasumber Kanwil DJKN Aceh. Dalam sesi tersebut, dijelaskan mengenai teknis penginputan data Wasdal BMN yang harus diselesaikan untuk periode akhir tahun 2025, guna memastikan tidak ada aset yang terlewat dalam pendataan maupun penyalahgunaan fungsi.
Keikutsertaan dalam Bimtek ini sangat krusial bagi instansi. Pengelolaan BMN yang tertib adalah kunci dari laporan keuangan yang bersih. Melalui kegiatan ini, Mahkamah Syar’iyah Langsa berkomitmen untuk memastikan setiap aset di Mahkamah Syar’iyah Langsa terdata dengan baik, diawasi pemanfataannya, dan dilaporkan secara transparan sesuai standar DJKN.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab terkait kendala teknis di lapangan. Dengan partisipasi aktif ini, Mahkamah Syar’iyah Langsa optimis dapat mempertahankan kualitas laporan BMN yang akuntabel untuk periode Semester II dan Tahunan 2025.

