Langsa | ms-langsa.go.id. | Selasa, 16 Maret 2026, Keluarga Besar Mahkamah Syar’iyah Langsa kembali menggelar kegiatan bimbingan rohani atau tausiyah Ramadhan rutin di Musholla Darussalam MS Langsa, menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Tausiyah pada kesempatan kali ini disampaikan oleh Panmud Gugatan Mahkamah Syar’iyah Langsa, Ibu Nurul Syafrina Ridwan, S.H.I.,M.H. yang menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah di penghujung bulan suci.
Dalam ceramah singkat usai salat Zuhur berjamaah tersebut, Ibu Nurul mengingatkan jamaah bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah momen krusial. Seringkali terjadi penurunan semangat ibadah di akhir Ramadhan karena disibukkan dengan persiapan Idul Fitri.


“Jangan sampai kita menjadi golongan yang semangat di awal, namun kendur di akhir. Justru penghujung Ramadhan adalah saat di mana Rasulullah SAW mengencangkan ikat pinggang, meningkatkan iktikaf, dan memperbanyak amal shalih untuk mengejar Lailatul Qadar,” ujar Ibu Nurul dalam tausiyahnya.
Beliau menekankan bahwa konsistensi amal tidak hanya penting untuk meraih pahala Ramadhan, tetapi sebagai tolok ukur apakah puasa yang dilakukan berhasil membentuk karakter takwa yang berkelanjutan pasca-Ramadhan.
“Konsistensi dalam salat berjamaah, tilawah Al-Qur’an, sedekah, dan menjaga lisan di penghujung bulan suci ini akan menjadi kebiasaan yang baik untuk 11 bulan ke depan,” tambahnya.


