Langsa | ms-langsa.go.id. | Senin, 02 Maret 2026, Mahkamah Syar’iyah mengadakan rapat evaluasi tenaga outsourcing guna memperkuat kedisiplinan dan kualitas layanan pendukung. Fokus rapat mencakup kejelasan tugas kebersihan dan keamanan, penyamaan persepsi, serta sinergi tim demi menciptakan lingkungan kerja yang bersih, aman, dan kondusif untuk pelayanan prima.
Bertempat di Ruang Rapat Media Center, Mahkamah Syar’iyah Langsa melaksanakan evaluasi kinerja tenaga outsourcing.


Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Langsa Bapak Irwan, S.T. , dan didampingi oleh Kasubbag Umum dan Keuangan Ibu Hayati Ayu Miko, S.E. serta Staf Umum dan Keuangan Ibu Dina Zurahyana, S.T. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh tenaga pengamanan (satpam), tenaga kebersihan (cleaning service).
Dalam arahannya, Sekretaris MS Langsa menekankan bahwa rapat ini bertujuan untuk meninjau kembali kedisiplinan, kerapihan, dan tanggung jawab tenaga outsourcing dalam mendukung operasional perkantoran. “Tenaga outsourcing adalah garda terdepan. Kebersihan dan keamanan adalah fondasi utama kenyamanan pelayanan publik kepada para pencari keadilan” ujar beliau.
- Peningkatan Keamanan: Petugas satpam diminta untuk lebih sigap, menerapkan 3S (Senyum, Sapa, Salam), dan memastikan protokol keamanan di gerbang depan terjaga, terutama bagi tamu pelayanan.
- Standar Kebersihan (Cleaning Service): Pembersihan intensif pada ruang tunggu pelayanan, ruang sidang, dan area publik untuk memastikan kenyamanan masyarakat.
- Kedisiplinan Waktu: Penekanan pada ketepatan waktu hadir dan tanggung jawab penuh terhadap area kerja masing-masing.
- Integritas dan Sinergi: Tenaga pendukung diharapkan terus meningkatkan sinergi dengan aparatur MS Langsa untuk memberikan pelayanan prima.
Kasubbag Umum dan Keuangan menambahkan agar seluruh tenaga outsourcing segera melaporkan jika terdapat sarana prasarana yang memerlukan perbaikan (maintenance) agar cepat ditindaklanjuti.
Rapat berlangsung khidmat dan interaktif, di mana tenaga outsourcing diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala di lapangan guna dicarikan solusi bersama. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja demi mendukung terwujudnya WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Langsa.
