Langsa | ms-langsa.go.id. | Selasa, 13 Oktober 2026, Mahkamah Syar’iyah Langsa telah menerima sebanyak 516 perkara selama periode Januari hingga September 2026, atau sampai dengan Triwulan III Tahun 2026. Jumlah tersebut mencakup perkara di bidang perdata agama dan jinayat yang diterima sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan kewenangan Mahkamah Syar’iyah Langsa dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Berdasarkan data laporan perkara tingkat pertama yang diterima, perkara yang paling dominan adalah cerai gugat sebanyak 289 perkara, disusul cerai talak sebanyak 78 perkara. Selain itu, terdapat 67 perkara dalam kategori lain-lain, 31 perkara isbat kesaksian/hibah, 30 perkara isbat nikah, serta 22 perkara zakat, infak, dan shadaqah.
Pada jenis perkara lainnya, Mahkamah Syar’iyah Langsa menerima 10 perkara waris, 9 perkara cerai fasakh, 6 perkara dispensasi kawin, 4 perkara harta bersama, 4 perkara penguasaan anak, 2 perkara perwalian, dan 1 perkara wali adhol.
Sementara itu, dalam bidang jinayat, Mahkamah Syar’iyah Langsa menerima 18 perkara jinayat dan 5 perkara jinayat anak selama periode yang sama. Penerimaan perkara tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas peradilan di Mahkamah Syar’iyah Langsa mencakup penanganan berbagai jenis perkara sesuai dengan kewenangan yang berlaku.
Data penerimaan perkara hingga Triwulan III Tahun 2026 ini menjadi salah satu gambaran pelaksanaan pelayanan peradilan di Mahkamah Syar’iyah Langsa. Setiap perkara yang diterima memerlukan proses administrasi dan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum serta prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan.
Mahkamah Syar’iyah Langsa terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan administrasi perkara yang tertib, pelayanan yang responsif, serta pelaksanaan tugas peradilan yang profesional dan berintegritas. Komitmen tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan hukum yang mudah diakses, berkualitas, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat pencari keadilan.

