31 Pengunjung Melihat
Langsa | ms-langsa.go.id. | Jum’at, 06 Maret 2026, Mahkamah Syar’iyah Langsa kembali menggelar Rapat Koordinasi Bulanan bertempat di Ruang Media Center Mahkama Syar’iyah Langsa. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa, Ibu Fadhilah Halim, S.H.I., M.H., dan dihadiri oleh Hakim, Panitera, Sekretaris, serta seluruh staf dan PPPK.



Agenda utama rapat bulan ini difokuskan pada penguatan pembangunan Zona Integrasi (ZI) dan penyesuaian pola kerja melalui implementasi kebijakan Work From Anywhere (WFA). Pimpinan menekankan bahwa meskipun sistem WFA diterapkan, kualitas layanan publik tidak boleh menurun.
Beberapa poin instruksi penting yang disampaikan dalam rapat tersebut meliputi:
- Optimalisasi Layanan PTSP: Selama pemberlakuan WFA, dipastikan bahwa area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tidak boleh kosong. Pimpinan mewajibkan adanya pengaturan jadwal piket yang ketat sehingga staf tetap siaga di tempat untuk melayani masyarakat pencari keadilan secara langsung.
- Ketertiban Administrasi Perkara: Seluruh berkas minutasi yang telah selesai harus segera diserahkan kepada petugas arsip guna menjaga kerapian dokumen dan memudahkan proses penelusuran perkara.
- Manajemen Kepegawaian: Bagian Kepegawaian diinstruksikan untuk segera mengumpulkan rencana kerja dari setiap pegawai sebagai instrumen monitoring kinerja selama periode kerja dinamis ini.
- Program Ramadan 1447 H: seluruh aparatur diminta melaksanakan program kegiatan sesuai dengan surat ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam kesempatan tersebut, direncanakan pula agenda Buka Puasa Bersama untuk mempererat tali silaturahmi keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Langsa.
- Disiplin dan Kebersihan: Kedisiplinan aparatur tetap menjadi prioritas utama. Selain itu, pimpinan mengingatkan bahwa kebersihan ruang kerja dan meja kerja adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pegawai guna menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan profesional.
- public campaign: MS Langsa akan terus menggencarkan Public Campaign terkait anti-korupsi dan transparansi layanan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan wilayah bebas dari korupsi.


Dalam kesempatan yang sama, penegasan kuat disampaikan agar seluruh poin hasil koordinasi segera ditindaklanjuti. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan predikat kinerja terbaik yang telah diraih Mahkamah Syar’iyah Langsa di mata masyarakat dan Mahkamah Agung RI.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh aparatur untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan di Kota Langsa meskipun dalam suasana bulan puasa.
