Langsa | ms-langsa.go.id. | Selasa, 10 Maret 2026, Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan spiritual yang bermanfaat dan mempererat tali silaturahmi, Mahkamah Syar’iyah Langsa kembali menggelar kegiatan rutin Tausiyah Ramadan. Acara ini dilangsungkan dengan khidmat di Musala Darussalam MS Langsa, sesaat setelah pelaksanaan salat Zuhur berjamaah. Bertindak sebagai penceramah pada kesempatan kali ini adalah Bapak Faisal, S.E., Penata Layanan Operasional Mahkamah Syar’iyah Langsa. Kegiatan majelis ilmu ini turut dihadiri oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa, para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun PPPK di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Langsa.

Dalam tausiyahnya, Bapak Faisal, S.E. mengangkat tema yang sangat esensial bagi umat Islam, yakni “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW”. Beliau mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk senantiasa memposisikan Nabi Muhammad SAW sebagai figur utama dan kompas moral dalam menjalani dinamika kehidupan, baik di tengah masyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan peradilan.
Beliau mengingatkan jamaah pada landasan utama dalam meneladani Nabi, sebagaimana firman Allah SWT yang termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 21:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Q.S. Al-Ahzab: 21).
Lebih lanjut, Bapak Faisal menekankan bahwa implementasi akhlak Rasulullah sangat relevan dengan etos kerja aparatur peradilan. Sifat-sifat mulia seperti Siddiq (jujur dan berintegritas), Amanah (akuntabel dan dapat dipercaya), Tabligh (transparan dan komunikatif), serta Fathanah (cerdas dan profesional) merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan operasional dan peradilan yang prima bagi masyarakat pencari keadilan.
“Meneladani Rasulullah bukan hanya sebatas dalam ibadah ritual, namun juga bagaimana kita berinteraksi, memberikan pelayanan terbaik, dan menjaga amanah pekerjaan kita di Mahkamah Syar’iyah Langsa ini,” tutur beliau di hadapan para jamaah.
Tausiyah yang berlangsung hangat dan penuh makna ini diharapkan dapat menjadi oase spiritual yang menyegarkan pikiran dan hati para pegawai di tengah rutinitas kerja. Acara ditutup dengan doa bersama, dengan harapan ibadah puasa dan serangkaian amaliyah Ramadan tahun ini dapat meningkatkan kualitas ketakwaan dan memperkukuh integritas seluruh keluarga besar MS Langsa. Setelah acara selesai, seluruh aparatur kembali melanjutkan tugas dan pelayanan operasional seperti biasa.

