32 Pengunjung Melihat
Langsa | ms-langsa.go.id. | Senin, 03 Maret 2026, Keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Langsa kembali menggelar bimbingan rohani (tausiyah) rutin dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan di Musholla Darussalam MS Langsa, sesaat setelah pelaksanaan salat Zuhur berjamaah, Senin (03/03/2026).
Tausiyah pada kesempatan kali ini disampaikan oleh Panitera Mahkamah Syar’iyah Langsa, Ibu Anny Suryani, S.A.g,.M.H. beliau menekankan pentingnya meningkatkan intensitas ibadah, khususnya melalui perbanyak doa, sholawat, dan zikir, terutama saat menjalani aktivitas kerja di bulan suci Ramadhan.


Dalam penyampaiannya, Panitera MS Langsa menekankan bahwa ketiga hal tersebut merupakan senjata utama dan pelindung seorang mukmin, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
- Doa: Senjata Paling Ampuh dalam Administrasi Perkara
Dalam bekerja, kita sering menemui kebuntuan atau perkara yang rumit. Jangan pernah mengandalkan kecerdasan teknis semata. Berdoalah. Doa adalah adab, dan doa adalah bukti kita butuh Allah. Sebelum membuka berkas, sebelum mengetik Berita Acara, atau sebelum menghadap pimpinan, awali dengan doa agar pekerjaan kita diberkahi dan dijauhkan dari kesalahan. - Sholawat: Pembuka Pintu Keberkahan dan Ketenangan
Sholawat adalah bukti cinta kepada Nabi SAW. Memperbanyak sholawat bukan hanya menggugurkan dosa, tetapi juga mendatangkan rahmat dan ketenangan jiwa. Di tengah tekanan pekerjaan, marilah kita jadikan sholawat sebagai pelipur lara dan penyemangat. Hadits riwayat Muslim menyebutkan, “Barangsiapa bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali”. Jadikan sholawat sebagai “adab kunci” dalam berdoa, agar hajat kita dikabulkan. - Zikir: Benteng Integritas Diri
Zikir (mengingat Allah) adalah cara terbaik untuk menjaga integritas. Seseorang yang hatinya basah dengan zikir, ia akan takut untuk berbuat curang, suap, atau penyalahgunaan wewenang. Zikir membuat kita sadar bahwa setiap tanda tangan, setiap putusan, dan setiap tindakan, diawasi oleh Allah SWT.


Secara khusus, Beliau menekankan keistimewaan puasa bagi orang-orang yang menunaikannya dengan ikhlas. “Nabi Muhammad Saw. bersabda, ‘Di surga ada satu pintu yang disebut Ar-Rayan, khusus bagi orang-orang yang berpuasa. Pada hari kiamat kelak mereka akan dipanggil melalui pintu itu, dan setelah mereka memasukinya, pintu itu akan ditutup, tidak seorang pun selain mereka yang dapat melewati.’ Ini menjadi pengingat bagi kita bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menahan hawa nafsu dan menjaga seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa,” ungkap beliau.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Langsa untuk menjadikan musholla sebagai pusat pengisian energi ruhiyah. Melalui zikir dan doa yang istiqomah, diharapkan kinerja pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan akan semakin meningkat dan bernilai ibadah.
Semoga dengan mengamalkan ketiganya, Mahkamah Syar’iyah Langsa menjadi lembaga yang terus amanah, diberkahi Allah, dan pelayanan kita kepada masyarakat menjadi ladang amal jariyah bagi kita semua.
