Langsa | ms-langsa.go.id | Selasa, 28 Juli 2026, Mahkamah Syar’iyah Langsa menggelar Rapat Koordinasi Bulanan periode Juli 2026 berempat di Ruang Aula Mahkamah Syar’iyah Langsa. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 14.30 WIB ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, hakim, pejabat struktural maupun fungsional, serta seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Langsa.

Rapat secara resmi dibuka oleh Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Langsa, Bapak Irwan, S.T. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan agenda utama rapat yang meliputi pemantauan dan evaluasi (monev) rapat bulanan, penyerahan reward bagi pegawai berprestasi, serta pembentukan panitia peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Selain agenda utama tersebut, Sekretaris juga memberikan imbauan penting terkait pemeliharaan kebersihan lingkungan kerja, optimalisasi penggunaan energi listrik secara efisien, dan pengusulan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi aparatur dengan predikat “Sangat Baik”.

Agenda dilanjutkan dengan penyampaian dari Panitera Mahkamah Syar’iyah Langsa, Ibu Anny Suryani, S.Ag., M.H. Beliau memaparkan capaian kinerja kepaniteraan serta evaluasi penilaian Triwulan II yang mengalami penurunan, khususnya pada indikator efektivitas mediasi dan capaian prestasi. Dalam kesempatannya, beliau menekankan pentingnya percepatan serta ketelitian dalam proses minutasi perkara agar target ketepatan waktu penyelesaian perkara tetap terjaga dengan maksimal.

Pada sesi pengarahan puncak, Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa, Ibu Fadhilah Halim, S.H.I., M.H., menyampaikan beberapa arahan strategis terkait pelaksanaan persidangan serta optimalisasi peran petugas penjaga sidang. Beliau menegaskan kembali pentingnya kedisiplinan waktu bagi seluruh aparatur dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Secara khusus, Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa memberikan instruksi tegas kepada petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk menahan penyerahan Akta Cerai kepada mantan suami apabila yang bersangkutan belum memenuhi kewajibannya (seperti pembayaran nafkah atau hak-hak mantan istri dan anak pasca-perceraian) sesuai dengan amar putusan.

Mengakhiri pengarahannya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Langsa membuka ruang diskusi secara interaktif dan mempersilahkan para Hakim, Panitera Muda, hingga para Kepala Subbagian (Kasubbag) untuk menyampaikan kendala serta hambatan operasional yang dihadapi di lapangan guna dicari solusi bersama.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Langsa dapat memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga komitmen dalam menegakkan kedisiplinan dan integritas lembaga.

